31 Mar 2015

Cipto Junaedy Seorang Penipu

Maaf, seharusnya judul Cipto Junaedy Seorang Penipu ini memakai tanda tanya (?) di belakang judul kalimat, dengan demikian berarti ini merupakan kalimat tanya dan bukan pernyataan atau keterangan. Tapi saya sengaja untuk "menembak" keyword lain tentang Cipto Junedy. Berikut pandangan saya.

Menurut saya, jika sosok Cipto Junaedy adalah penipu, tentu sudah merasakan pengapnya penjara karena perbutannya. Namun Beliau malah semakin gencar berkeliling kota di Indonesia untuk berseminar. Dan tidak main-main, peserta seminar membludak hingga diberlakukan pembatasan peserta. Terus terang saja, saya tidak pernah mengikuti seminar yang diadakan oleh Cipto Junaedy, selain lokasi jauh, kesempatan waktu tidak pernah terwujud.

Apa sih isi seminar yang membuat heboh tersebut? Tidak lain adalah sebuah strategi yaitu strategi membeli properti tanpa uang dan hutang. Menarik bukan? Siapa yang tidak mau? Dari beberapa informasi yang saya peroleh, diseminarnya mirip seperti James Sastrowijoyo, Joe hartanto ataupun Tung Desem Waringin yaitu cenderung lebih ke arah motivasi.


seminar Cipto Junaedy


Cipto Junaedy Penipu?


Lantas mengapa banyak orang yang mengatakan Cipto Junaedy penipu atau pembohong? Jika mau berdebat, jelas akan panjang, apalagi oleh orang yang merasa tertipu. Di sisi lain, seorang motivator memang bertugas memotivasi seseorang, entah dilaksanakan dengan baik atau tidak, itu urusan masing-masing individu.

Cipto Junaedy mencoba mematahkan strategi Kiyosaki tersebut dengan jurus strategi tanpa uang dan hutang pun orang bisa memiliki properti. Kiat-kiat tentang Beli Property Tanpa Uang dan Utang ditulis berdasarkan pengalaman sewaktu mengendalikan 13 perusahaan dengan aset lebih dari USD 500 juta, kemudian membagikan ilmu dengan mengadakan seminar dan membuat buku, antara lain:
  • Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa Uang Tanpa KPR, Nggak Perlu Nunggu Harga Miring (Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2009)
  • 6 Bulan Bisa Beli Properti KONTAN! Tanpa Uang Tanpa KPR, Nggak Perlu Nunggu Harga Miring (Gramedia Pustaka Utama, 2010),
  • Strategi Membeli Bisnis dan Franchise Tanpa Uang Tanpa Utang (Gramedia Pustaka Utama,Jakarta, 2011)
Saat di Gramedia, saya iseng-iseng membaca buku karya Cipto Junaedy tersebut, yaitu "Beli rumah tanpa uang dan utang" yang kebetulan ada buku sampel yang bisa dibuka dan dibaca. Sekilas saya membaca strategi Cipto tentang cara pembelian properti.

Membeli properti semisal Ruko 3 lantai. Nah cara bagaimana membayarnya ? Ruko tersebut disewakan untuk papan Billboar senilai 150 juta per tahun dan Lantai 1 + 2  untuk toko roti, sedangkan lantai 3 untuk kursus piano. Dengan demikian ruko tersebut didapat tanpa mengeluarkan uang karena diperoleh dari uang sewa tersebut.

Masuk akal banget strateginya. Tapi penerapan di lapangan itu yang amatlah susah karena membutuhkan keberanian, keuletan dan tentu saja strategi tepat agar bisa berhasil 100%. Bagaimana membuat orang percaya dan mau mengeluarkan uang, jika properti (ruko) yang akan disewa belum ada. Orang bisa mengatakan, Cipto Junaedy penipu, pembohong, nggak masuk akal.

Ini benar-benar memerlukan sebuah strategi yang tepat, seperti halnya menjual polis asuransi. Asuransi ibarat membeli sesuatu yang tidak ada wujudnya. Namun berkat usaha agen-agen yang profesional, akhirnya orang mau membeli. Sulit bukan berarti tidak bisa.


Cipto Junaedy Seorang Penipu? - Kang Andre


19 komentar

Semoga sukses bisnis propertinya...

sempet kaget gw liat judulnya kalao ngga pake tanda tanya?

Hanya sebagai review saja sekaligus nembak keyword Cipto Junaedy yang ada penipunya :D

Pak CJ bukan penipu beliau adalah pedagang seminar sekaligus pedagang pengalamannya dalam memiliki property tanpa modal tanpa utang. Harga seminar Full Day nya tahun 2016 di Bandung 4.8 jt di Bandung, gathering ganti uang makan 100 rb, ingin lebih intens dengan beliau saat seminar full day bayar lagi 1 jt, dan bila ingin bimbingan private bayar 35 juta, sampai bisa beli property TMTU (pecah telor istilahnya) bayar lagi 35 Jt. Mahal sekali memang. Saya ikut seminar advertising yang gratis, dan ketika tawaran seminar Full Day, saya putuskan tidak ikut seminar lanjutnya. Saat ini ada banyak orang bekerja tidak pada jurusan kuliahnya, ada sarjana pertanian kerja di bank, sarjana ekonomi buka bengkel motor/mobil, sarjana yang menganggur. Ini tidaklah jauh dengan ilmu dari pak CJ ada yang bisa mengaplikasikannya dan sukses, ada yang tidak bisa mengaplikasikannya dan cari jalan lain untuk hidup. Jadi kembali ke diri kita sendiri, saat ini pak CJ mungkin lebih nikmat jualan seminar dibandingkan mengaplikasikan teori-nya sebagai core business-nya. Memang ada trik-trik yang dilakukan pak CJ supaya orang gak kaget duluan, melihat biaya beli ilmunya. Di seminar gratis, hanya ditawarkan seminar full day-nya, tidak bicara per gathering 100 rb, intens 1 jt, private 35 jt, pecah telor 35 jt. 40 pertama akan punya kesempatan lebih dibanding yang lainnya, pendaftaran hanya 5 menit, tetapi saya tungguin pake stopwatch 10 menit pun tidak pak CJ tutup itu pendaftaran. Jangan ada merasa yang tertipu, jangan ada yang menuduh pak CJ penipu. Karena semua kembali bagaimana kita mengenal diri kita sendiri dan mengendalikan emosi kita.

Saya ikut seminar nya di hotel Mercure Rekso .
Kayak nya mustahil lah.
Gak punya uang mau beli tempe saja pasti gak di kasih.
Apalagi property sekarang ber milyar.
Gak masuk akal sehat lah.
Malah kepala saya sakit.
Pulang saja lah

Mustahi, gak masuk akal sehat

gudal kabih..,. apese wong bodo diapusi strategi

Yo iku... pintere Cipto Junaedy nggawe strategi :)

bagi saya pak cj bukanlah penipu. tp sama spt anda2 yg jualan baju, makanan dll. pak cj ini usahanya ya itu dari buka seminar2 utk menghidupi keluarganya. sama spt anda dan saya. meskipun strategi yg dibagikan luar biasa susahnya. yg penting dia uda membagikan ide nya...

masuk akal?diatas tanah kita tidak ada yg gratis.cotohnya;permisi saja harus bayar,mintaknya nyuwon sewu

maaf ..mungkin kembali pada orangnya...
contoh saya yang bisa mengaplikasikan...
tanpa uang sepeserpun dan hutang...bulan desember 2015 saya bisa beli tanah 350 jt luas 2100 m2 dan saya kavlingkan...dan...bulan maret 2016 sudah lunas...nas...dan sekarang saya punya duit 400 jt-an...maaf ini beneran...bulan puasa...

masuk akal kok...kenapa nggak...setan yang gk kelihatan aja..masuk akal kok...

admin pembuat tulisan tidak pernah ikut seminar... itu hanya pendapat.
baca ini review dari peserta yang pernah ikut seminar.

Membongkar Pembodohan “Beli Property Tanpa Modal Tanpa Utang”
REP | 18 July 2013 | 13:14 Dibaca: 29978 Komentar: 69 4

Apakah anda salah satu orang yang percaya bisa beli property tanpa modal dan tanpa hutang? Saya tidak percaya, tapi sekedar penasaran. Banyak buku (terutama karangan Cipto Junaedy) dan seminar (juga oleh Cipto Junaedy) yang membahas strategi bagaimana cara bisa memiliki property tanpa uang, tanpa modal dan tanpa utang ke bank. Karena rasa penasaran itulah, sewaktu ada acara seminar property oleh CJ, saya ingin ikut. Tapi, lha kok ujung-ujungnya disuruh bayar 3 juta? Mungkin, bagi sebagian orang, uang 3 juta tidak seberapa, tapi bagi saya itu jumlah yang lumayan banyak. Daripada habis untuk satu kali seminar, yang belum tentu isinya nanti bermanfaat dan bisa saya terapkan, lebih baik saya batalkan niat saya ikut seminar.

Pilihan kemudian jatuh untuk membeli buku karangan CJ. Sama juga dengan harga seminarnya, harga buku CJ tergolong lumayan mahal, 150 ribu untuk buku motivasi dan strategi “beli property tanpa modal tanpa utang”. Sebelum beli bukunya, saya ingin mencari tahu lebih dulu, review dari buku tersebut. Sukurlah, setelah gugling kesana kemari, ada beberapa testimoni yang mengatakan kecewa pada isi buku tersebut. Bukannya berisi strategi penuh, isi buku sebagian besar didominasi testimonial (entah beneran atau hanya karangan) serta berbagai alasan yang mengajak pembaca untuk mengikuti seminarnya, dimana disana dijanjikan bakal diberi jurus-jurus sakti yang tidak terungkap dalam bukunya. Batal pula niat beli bukunya.

Tak putus asa, langkah terakhir saya adalah bertanya pada sang dewa Google. Apa benar ada cara untuk “beli property tanpa modal tanpa utang? Yang disajikan pertama oleh dewa gugel hanya berbagai blog yang isinya memuji kejeniusan CJ, serta beragam blog lain yang bertestimoni setelah mengikuti seminar CJ. Sampai halaman ke 5 mesin pencari gugel, akhirnya saya dapatkan informasi yang berharga dari sebuah forum.

Informasi tersebut mengabarkan, bahwa apa yang disajikan dalam seminar-seminar property, secara teori memang bisa, dan tidak ada salahnya. Tapi, secara praktek dan realistisnya, akan sangat sulit. Sebagai contoh: dalam seminar CJ, diajukan teori membeli (memiliki) property tanpa modal tanpa utang, dengan cara “media spot/advertising spot”. Teori ini mengatakan, milikilah property dengan cara menawarkan pada perusahaan media untuk memasang titik iklan di lahan/area yang kita incar/kita inginkan. Ilustrasinya sebagai berikut:

1. Sebutlah ada properti A, berupa bangunan ruko 4 lantai, di daerah yang sangat strategis, ukuran tanah: 100m2, ukuran bangunan 400m2.

2. Ruko A ini dijual dengan harga katakanlah 5M.

3. Anda segera mencari info dan menawarkan perusahaan advertising yang mau pasang iklan billboard besar di depan ruko (nempel di dinding depan ruko)

Katakanlah anda berhasil mendapat kontrak dari firma advertising, pasang billboard di ruko A selama 20 tahun, nilai per tahun 200jt.

4. Anda menyewakan lantai 1 ruko untuk supermarket (minimart) nilai sewa 10 tahun seharga 80 juta per tahun.

5. Anda menyewakan lantai 2-4 untuk perkantoran. Masing-masing nilai sewanya 30 juta per tahun, selama masa kontrak 5 tahun juga misalnya.

Setelah dapat dan bisa terealisasi, mari dihitung pendapatannya:

Penghasilan dari billboard: 200 juta x 20 tahun = 4 Milyar

Sewa lantai 1 : 80 juta x 10 tahun = 800 juta

Bukan hanya Cipto Junaedy yang memiliki strategi seperti ini, orang lain pun banyak. Namun yang membukukan atau men-seminar-kan sedikit.

Benar, saya belum pernah ikut seminar Cipto Junaedy, namun untuk seminar semacam ini pernah ikut. Saya hanya membuat judul yang sedikit atraktif :D

Dengan kata lain membeli properti tanpa duit itu mungkin, karena Pak CJ berhasil beli properti tanpa duit tapi pake duitnya orang2 yg daftar tiket seminarnya pak CJ. LUAR BIASA! Sungguh cerdik sekali teknik pak CJ utk berhasil membeli properti tanpa duit dan tanpa utang.

masuk akal, dengan kata lain pak cj adalah pedangang seminar, bukanlah ahli properti. alias dgn kata lain dapet uang utk beli rumah dari hasil jual tiket seminar bukan dari hasil skill bermain properti. org beli tiket = pak cj beli properti baru.

Iya emang yang susah itu adalah pemasarannya, ketika cuman sekedar konsep emang terlihat jelas, Emang kebanyakan, semangat gede di awal aja

Maaf Komentar terpaksa dimoderasi. Gunakan Nama yang wajar dan tidak out of topic. Terima Kasih