27 Jan 2016

Blog Ramai Pengunjung Ada Resikonya

Siapa sih yang nggak senang blog yang dikelola ramai pengunjung? Bahkan banyak blogger berusaha dengan berbagai cara semaksimal mungkin agar trafik blog terus meningkat. Harapan semakin tinggi jika ada tujuan tertentu seperti mendapatkan dollar lewat Google adsense atau transaksi apabila blog dipakai tempat jualan online. Tapi, ada resiko juga untuk blog yang ramai pengunjung.

Resiko Blog Ramai Pengunjung

Resiko itu ada dimana-mana dan bisa terjadi pada siapa dan kapan saja, termasuk dalam ngeblog. Pengalaman saya ngeblog dengan sewa hosting sendiri pernah saya rasakan akibat blog ramai pengunjung. Blog yang rata-rata kunjungan 1000-an perhari tiba-tiba langsung down setelah mendapat kunjungan puluhan ribu. Padahal Bandwidth dan space unlimited, namun terbatasnya resource mengakibatkan server ngadat.

Selain itu, entah benar atau tidak seiring trafik kunjungan naik, hacker berhasil masuk. Namun ini (mungkin) bukan salah satu penyebab, karena hacker cuma iseng deface tampilan tanpa merusak data. Lantas bagaimana jika pakai blog gratis seperti blogspot atau wordpress?

Ingat kasus blog terselubung yang menggunakan blogspot bisa mencapai puluhan ribu pengunjung akhirnya kena suspend. Jika menggunakan blog gratis resiko lebih besar lagi. Ramainya pengunjung akan menjadi perhatian pengelola blog (dalam hal ini blogger.com atau wordpress.com). Mereka akan terus memantau, bagaimana bisa blog ramai pengunjung yang mungkin saja berpengaruh pada server mereka. Jika benar-benar blog dikelola dengan benar baik itu isi maupun tampilan mungkin saja aman. Namun, jika isinya lebih banyak copas, tampilan blog dengan iklan yang sangat mengganggu pengunjung ditambah lagi penggunaan script dan melanggar TOS, akan lebih cepat di suspend meskipin blog ramai pengunjung.

Resiko Blog Ramai Pengunjung.


Segala sesuatu yang lain dari pada yang lain akan membuat perhatian. Blog yang berumur beberapa hari saja, tiba-tiba mendapat kunjungan ribuan, tentu hal ini akan menjadi tanda tanya bagi semua pihak. Apa isi blog tersebut, bagaimana cara membuat blog tersebut ramai. Jika semua berjalan dengan semestinya, misalkan isi blog memang menarik dan diperlukan, promosi di media masa (offline) atau promosi via media sosial, hal itu tidak menjadi masalah.

Semakin tinggi pohon, semakin kencang tiupan angin. Demikian juga pada blog yang ramai pengunjung. Tidak semua orang senang akan kesuksesan seseorang, terkadang mereka mencari kelemahan atau kesalahan untuk menjatuhkan.

Siap-siap mengeluarkan biaya tambahan untuk blog yang menggunakan hosting sendiri. Shared hosting tidak dirancang untuk trafik kunjungan yang tinggi. Biasanya disarankan untuk meng-upgrade agar blog yang ramai pengunjung bisa lancar.

Terus, apakah tidak boleh membuat blog ramai pengunjung? Adakah batasannya? Saya menyarankan, tingkatkan terus trafik kunjungan, jadikan blog semakin ramai. Lakukan dengan benar dan wajar. Namun, saya hanya mengingatkan bahwa blog ramai pengunjung ada resikonya.


2 komentar

Hallo Kang Andre... saya nyimak dulu...
Sambil mencoba untuk memahaminya... :D
Terima kasih atas share artikelnya... :)
Salam,

He he he....cuma tulisan ringan tentang opini blog ramai pengunjung, yang kini sudah tidak sekenceng dulu.

Maaf Komentar terpaksa dimoderasi. Gunakan Nama yang wajar dan tidak out of topic. Terima Kasih