Cara Berhenti Donasi UNICEF Terbaru 2019

Ada beberapa tulisan baik itu di website maupun media sosial yang mengungkapkan bahwa cara berhenti donasi UNICEF itu sulit. Benarkah susah? Terus terang, saya belum pernah menjadi donatur UNICEF, apalagi mencoba berhenti donasi seperti yang dijelaskan pada situs maupun media sosial resmi milik UNICEF di Indonesia. Penyebab utama adalah saya tidak punya kartu kredit yang menjadi syarat utama untuk melakukan donasi rutin.


Cara Berhenti Donasi UNICEF

Cara Berhenti Donasi UNICEF


Banyak sekali artikel tentang cara berhenti donasi Unicef berdasarkan pengalaman beberapa donatur rutin perorangan (bukan badan usaha). Ada yang mengatakan mengatakan mudah, tapi ada juga yang mengatakan susah. Selain itu alasan yang paling dominan mengapa mereka berhenti donasi UNICEF adalah kurang transparansi karena tidak menerima informasi penggunaan dari dana yang telah disumbangkan tersebut.

Kalau membaca tanggapan pihak Unicef tentang cara berhenti donasi sepertinya tidak susah. Ada dua cara, yaitu:
  1. Hubungi layanan donatur (021) 8066 2100 pada Jam Operasional di Senin – Jumat pukul 09.00 – 17.00
  2. Kirim email ke ids.donorlove@unicef.org dengan permohonan pemberhentian donasi.
Hanya saja, mungkin saat menghubungi layanan donatur tersebut gagal karena sibuk. Selain itu, nomer telepon layanan donatur sudah berubah sehingga tidak dapat dihubungi lagi (saya membaca beberapa ada beberapa nomer selain nomor di atas)

Namun perlu diingat bahwa cara berhenti donasi Unicef ini hanya ditujukan kepada donatur rutin yang setiap bulan memberi donasi melalui auto debit kartu kredit. Bukan donasi satu kali yang langsung masuk ke rekening Unicef Indonesia.

Perlu juga ketahui bahwa pembatalan auto debit harus dilakukan oleh pihak penerima. Pihak Bank tidak dapat membatalkan sepihak dari pemohon saja. Oleh karena itu, pihak pemohon dalam hal ini donatur UNICEF segera memberitahukan kepada pihak UNICEF untuk membatalkan auto debit.

UNICEF Indonesia


Perwakilan UNICEF di Indonesia didirikan pada tahun 1948 setahun setelah kemerdekaan dan merupakan salah satu kantor UNICEF pertama yang didirikan di Asia. Tujuan didirikan UNICEF Indonesia adalah untuk menegakkan hak-hak anak di kepulauan yang luas, termasuk hak mereka atas pendidikan, perawatan kesehatan dan perlindungan dari penyalahgunaan dan eksploitasi.

Awal kegiatan UNICEF Indonesia adalah penyediaan bantuan darurat untuk mencegah kelaparan di pulau Lombok pada tahun 1948. Kemudian pada tahun 1949 UNICEF melakukan perjanjian kerja sama resmi pertama kali dengan pemerintah Republik Indonesia untuk membangun dapur susu di Yogyakarta dikarenakan Yogyakarta pada waktu itu sebagai pusat pemerintahan.

Peran UNICEF tidak hanya bantuan kemanusiaan khususnya anak-anak saja, bantuan teknis pun diberikan oleh UNICEF dan organisasi PBB lainnya dalam menyusun REPELITA (rencana Pembangunan Lima Tahun) pertama pada tahun 1969.

Saat ini UNICEF merupakan mitra pilihan yang strategis bagi anak-anak Indonesia untuk mencapai potensi penuh mereka. UNICEF Indonesia juga mendukung Pemerintah Indonesia untuk mengutamakan anak-anak dan berinvestasi dalam kelangsungan hidup, perkembangan, dan perlindungan anak.

Oleh karena itu, melalui program negara untuk tahun 2016-2020 didasarkan pada kesetaraan, yang berfungsi untuk merealisasikan hak-hak anak - terutama bagi yang paling miskin dan terkucilkan - sebagaimana diabadikan dalam Konvensi Hak Anak dan diartikulasikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Dalam pelaksanaan kegiatan, UNICEF menggunakan dana dari donasi yang berasal dari pemerintah, badan usaha dan masyarakat. Itulah mengapa donasi sangat diperlukan bagi UNICEF. Relawan UNICEF gencar memberikan informasi tentang UNICEF serta penggalangan dana, khususnya donasi rutin.

Berbagai cara penggalangan donasi dilakukan mulai dari cara online melalui website resminya di https://www.supportunicefindonesia.org hingga cara offline dengan menyebarkan relawan UNICEF ke lokasi strategis di kota-kota besar. Cara berhenti donasi Unicef pun tidak dipersulit karena pada dasarnya donasi bukan paksaan.

panduan donasi online


Ayo Donasi UNICEF Indonesia


Setiap anak berhak mendapat kesempatan yang adil. Untuk itu peran pemerintah, swasta dan masyarakat untuk bergabung menjadi donatur pada UNICEF memiliki dampak nyata pada kehidupan anak-anak di Indonesia. 

Meskipun kita tidak dapat memberikan donasi rutin lagi setelah mengetahui bagaimana cara berhenti donasi Unicef dengan mudah, namun masih ada cara lain yaitu dengan donasi satu kali. 

Untuk penggunaan dana, dapat kita baca dari laporan tahunan UNICEF yang telah dipublikasikan secara umum, atau bisa langsung bertanya ke call center mereka, bahkan bisa datang langsung ke Kantor pusat atau kantor cabang yang ada.


Donasi akan membantu UNICEF membuat perbedaan bagi kehidupan anak-anak di seluruh dunia. 

UNICEF INDONESIA

World Trade Center 6, Lantai 10
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 31
Jakarta 12920, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Maaf Komentar terpaksa dimoderasi. Gunakan Nama yang wajar dan tidak out of topic. Terima Kasih