Blogging Untuk Branding

Blogging Untuk Branding

Sebagaimana kita tahu bahwasanya di zaman yang serba sulit seperti sekarang ini, mencari manusia berkualitas sangat susah. Jangankan berkualitas, yang benar-benar jujur dan bisa dipercaya sudah jarang sekali.

Ini tentu memberikan efek tersendiri bagi kita dalam melakukan aktivitas yang sifatnya berhubungan dengan orang lain, baik itu sifatnya antar personal maupun kita dengan instansi / organisasi tertentu (katakanlah perusahaan).

Blogging Untuk Branding

Maka, peranan blogging disini adalah menjembatani itu semua. Dengan blog kita bisa membangun kredibilitas dan kualitas kita lewat tulisan. Bukankah ada pepatah yang mengatakan bahwa tulisan seseorang mencerminkan kepribadiannya.

Lantas, bagaimana blogging bisa menjadi jembatan sukses dua dunia, termasuk dunia offline? Prinsip kerjanya adalah seperti iklan. Anda tahu berapa besar sebuah perusahaan menghabiskan biaya operasional untuk iklan? Sekitar 60-70%.

Kenapa mereka rela merogoh kocek sedemikian dalam? Karena iklan tersebut berdampak pada pembelian produk yang ujung-ujungnya adalah meningkatkan keuntungan perusahaan.

Analogi di atas tentu tidak jauh berbeda dengan diri kita. Kita juga butuh ”mengiklankan” diri kita agar seluruh dunia tahu siapa dan bagaimana kualitas kita sebenarnya. Dan ini bisa dilakukan dengan dana yang sangat minim, yaitu dengan blogging.

Ketika Anda serius dan menjadikan blogging sebagai hobi positif layaknya joging, maka dampak yang timbul akan mengguncang dua dunia sekaligus. Dunia online dan dunia offline.

Untuk dunia online, saya tidak akan menjelaskan panjang lebar karena saya yakin rekan-rekan sudah pada tahu efek dari branding yang sukses terhadap bisnis online.

Sedangkan efek pada dunia offline, kurang lebih bisa menjadi batu loncatan dalam setiap perjalanan karir sukses Anda. Salah satu ikon sukses yang sangat top di dua dunia adalah Romi Satria Wahono (founder www.IlmuKomputer.com).

Pada awal karirnya, keinginan untuk menjadi dosen tinggi sekali. Namun ketika mencoba melamar di berbagai perguruan tinggi beliau selalu ditolak mentah-mentah (walaupun pada akhirnya gantian Romi yang menolak berbagai tawaran yang datang memintanya menjadi dosen. 🙂

Sebagai seorang lulusan di bidang IT (information technology), Romi tidak serta merta membiarkan keahliannya. Pada saat kuliah di Jepang, beliau pun mencoba menjalankan bisnis online gaya lama ala ebay (menjual barang bekas lewat situs yang dibangunnya). Cukup laris juga mengingat kemampuan di bidang disain grafis juga sangat tinggi hingga bisa memoles gambar dan membuat barang tampak baru.

Sekembalinya di tanah air, karir Romi Satria Wahono mulai menanjak ketika dia mendirikan www.IlmuKomputer.com (silahkan dibuka sendiri). Disamping itu, bagian terpentingnya adalah ketika Romi membangun personal brandingnya lewat www.RomiSatriaWahono.net.

Di dalam kedua situs tersebut, Romi menjual kompetensi intinya. Akibatnya banyak orang yang mulai mengenal siapa Romi sebenarnya. Puncak dari semua itu adalah, Romi menjadi jauh lebih terkenal dan sering diundang mengisi berbagai acara yang memang sesuai dengan kompetensinya. Padahal di luar sana banyak orang yang ilmunya sebenarnya jauh lebih baik dan lebih tinggi dari Romi. Dahsyat bukan efeknya. Lihat saja bagaimana publikasi terhadap Romi Satria Wahono.

Dan kini ketika kita berbicara tentang rekayasa software engineering, maka nama yang akan dikenal dan dikenang di penjuru nusantara adalah Romi Satria Wahono.

Dari sekilas perjalanan Mas Romi, tentu Anda sudah bisa memetik nilai positifnya. Adapun mengenai tips personal branding lewat blogging silahkan baca artikel Romi .

Dan ini tulisan sebelumnya: Blogging untuk edukasi

 

Blogging Untuk Branding

Blog Kang Andre

About the Author: Kang Andre

Cuma seorang amatir yang mencoba membuat blog untuk menulis online. Mana suka, suka-suka, suka mana. :)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.