Foto Mengharukan Yang Dikira Korban Gempa Nepal

  • Whatsapp

Foto mengharukan ini sempat ramai di media sosial Internet yang dikira merupakan korban serta di lokasi gempa bumi dahsyat di Nepal pada April 2015 lalu. Foto seorang gadis kecil berumur sekitar dua tahun, menangis ketakutan, sehingga kakak laki-laki yang berusia sekitar tiga tahun memeluk agar tenang. Sangat mengharukan.

foto anak kecil

Bacaan Lainnya

Namun, setelah pembuat foto mempublikasikan di blog pribadinya, ternyata foto tersebut telah beredar luas di antara pengguna Facebook di Vietnam. Banyak di antara mereka bahkan ada yang menyisipkan kisah baru tentang korban gempa bumi dahsyat di Nepal pada foto yang mengharukan tersebut.

Penulis sekaligus pengambil foto tersebut adalah Na-Son Nguyen, fotografer freelance, mengatakan kepada BBC bahwa foto mengharukan tersebut diambilnya delapan tahun lalu di di Can Ty, sebuah desa terpencil di Provinsi Ha Giang Vietnam.

“Saya sedang lewat di desa itu tetapi terhenti oleh adegan dua anak hasil pernikahan etnis Hmong bermain di depan rumah mereka, sementara orangtua mereka pergi bekerja di sawah,” kata Na-Son seperti yang dikutip dari bbc.com

“Gadis kecil, mungkin dua tahun, menangis karena ada orang asing datang sehingga bocah laki-laki, berusia sekitar tiga tahun atau lebih, memeluk adiknya agar tenang.” “Foto tersebut memang mengharukan, lucu dan sangat menyentuh hati,” katanya.

Namun banyaknya kisah yang membelokkan kejadian di dalam foto tersebut, seperti membuat judul foto “dua anak yatim Burma” dan bahkan “korban perang sipil di Suriah”, maka Na Son berupaya untuk memperjelas dan untuk mengklaim hak cipta dari foto tersebut.

“Ini mungkin saya foto yang paling menyebar tapi sayangnya dalam konteks yang salah.” ujar Na Son.

 

Sumber & Foto: http://www.bbc.com/news/world-asia-32579598

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Jadi ini toh cerita aslinya, gw sempat netesin air mata pas awal lihat foto ini, sangat mengharukan dan gx kebayang dari cerita yg dulu gw baca terjadi sama sanak family gw.